10 Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Transit Lama di Istanbul


Karena berburu tiket murah ke Eropa naik Turkish Airlines, dalam perjalanan pulang ke Jakarta gue terpaksa harus terdampar di Istanbul untuk transit selama 22 jam. Daripada nunggu gak jelas di airport, gue memutuskan untuk jalan-jalan di kota Istanbul selama transit. Visa bisa diurus menggunakan Visa On Arrival di airport atau apply online lewat website. Biayanya sama, 25 USD. Jadi kira-kira gue punya waktu 10 jam di kota Istanbul.

Berikut ini adalah 10 hal yang bisa dilakukan kalo punya sedikit waktu di Istanbul:

1. Muter-muter di kawasan old town, foto-foto di Hagya Sofia, Blue Mosque, Basilica Cistern. Kalo mau masuk ya liat-liat antrian dulu ya, jangan sampe waktu abis cuma buat antri masuk doang.

Hagya Sophia

Blue Mosque

2. Tidak jauh dari Hagya Sophia terdapat Topkapi Palace. Museum ini dikelilingi oleh taman yang kece abis. Kalo gak antri panjang boleh juga masuk museum, tapi kalo panjang antriannya, mendingan jalan-jalan aja di Topkapi Garden. Menyenangkan kok.

3. Mengunjungi Galata Tower. Naik trem dulu ke stasiun Karakoy, trus baru jalan ke Galata Tower. Jalannya nanjak, tapi karena area ini sangat fotogenik jadinya nggak terlalu terasa capek. Sama juga, kalo nggak ngantri panjang coba naik ke atas tower. Pemandangan kota Istanbul dari atas sangat cantik. Tapi kalo antriannya panjang ya mendingan nongkrong ngopi di sekitar tower. Suasananya enak banget.

Galata Tower

4. Balik dari Galata Tower, coba jalan terus nyebrangin Galata Bridge. Pemandangan jembatan yang dipenuhi orang mancing ikan dipadu dengan kapal-kapal yang hilir mudik di laut di bawah serta pemandangan kota Istanbul lengkap dengan tower masjid cantiknya sungguhlah menyenangkan. Jangan lupa minum tolak angin, soalnya anginnya kenceng banget di sini, maklum tepi laut. Kalo mau nongkrong sambil ngopi, coba turun ke bawah jembatan. Deretan kafe dan restoran di tepi laut menyajikan suasana berbeda.

Fisherman at Galata Bridge

Galata Bridge

Cafe under Galata Bridge

5. Nongkrong di Turyol Pier, yang banyak pedagang kaki limanya. Seru deh, berasa lokal banget. Ada minuman berwarna merah cerah yang mengundang selera. Setelah dibeli ternyata asinan sayur gitu yang rasanya asin banget sekaligus asem banget hahaha.

Turyol Pier

6. Dari Galata Bridge jalan sedikit ke arah Spice Market. Masuk ke pasar ini dan nikmati meriahnya warna-warni dan wanginya segala macam bumbu yang dijual di situ. Jangan kaget kalo ada yang menyapa dalam bahasa Indonesia ya hehehe.

Spice Market

7. Terusin jalan dikit lagi, langsung masuk Grand Bazaar. Puas-puasin deh belanja di sini. Souvenir, karpet, pashmina, atau hiasan kristal. Jangan takut nawar, tapi jangan sadis-sadis nawarnya, ini bukan di Pasar Tanah Abang LOL.

Grand Bazaar

8. Keluar dari Grand Bazaar, harus nyobain baklava atau turkish delight. Di sepanjang jalan utama dekat Grand Bazaar banyak yang jualan. Rekomendasi gue sekalian buat oleh-oleh, Toko Koska. Enak…

9. Jangan lupa juga nyicipin Turkey Coffee dan es krim khas Turki yang dijual di sepanjang jalan dengan harga yang cukup terjangkau.

10. Kalau masih ada waktu, coba jalan kaki menuju Metro station terdekat pas mau balik ke airport. Di sepanjang jalan ada banyak masjid-masjid berarsitektur indah untuk dinikmati.

Jika ada banyak waktu tersisa, sebenarnya ada beberapa hal lagi yang bisa dilakukan. Naik trem antik dari Taksim, ikut cruise menyusuri selat Bosphorus, mengunjungi Dolmabahce Palace, atau makan kebab di dekat Aksaray Station.

Dolmabahce Palace

8 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s