Travelling Kit


Saya adalah orang yang pelupa dan mudah panik jika ada barang-barang penting yang tertinggal saat travelling. Kebetulan saya termasuk orang yang sering travelling, baik untuk urusan pekerjaan, liburan, atau gabungan keduanya. Untuk mengatasi hal tersebut, saya membuat sebuah daftar yang berisi semua hal yang saya perlukan selama travelling, yang harus saya cek sebelum berangkat ke tempat tujuan dan sebelum pulang kembali ke Jakarta. Berikut ini daftarnya:

1. Identitas pribadi

Identitas pribadi ini bisa berupa paspor jika travelling ke luar negeri atau KTP/SIM jika travelling di dalam negeri. Khusus paspor, selain sebagai syarat pengecekan saat check-in atau proses imigrasi, bisa juga digunakan sebagai syarat penghapusan pajak saat berbelanja di luar negeri. Sebelum berangkat, semua dokumen identitas pribadi tersebut harus disimpan dalam bentuk soft copy di ponsel, untuk berjaga-jaga jika terjadi kehilangan di tempat tujuan. 

2. Gadget 

Ponsel, laptop, tablet, kamera, drone, dan peralatan elektronik lain yang diperlukan selama travelling harus dimasukkan ke dalam daftar agar tidak tertinggal. Masukkan juga kelengkapannya untuk pengecekan yang lebih detail, misalnya battery, charger, kabel data, lensa tambahan, memory chip, tripod, dan earphone. Jangan lupa juga pastikan untuk membawa universal plug adapter port jika ‘colokan‘ listrik di tempat tujuan berbeda dengan di Indonesia. Saya biasanya punya kantong khusus untuk memasukkan semua kelengkapan gadget ini sehingga mudah sewaktu melakukan pengecekan.

3. Dompet

Sebenarnya yang penting bukan dompetnya, melainkan isinya. ATM, Credit card, kartu asuransi adalah beberapa hal penting yang harus dibawa selama travelling. Untuk uang, biasakan membawa sesuai kebutuhan saja. Jika travelling ke luar negeri saya biasanya melakukan penukaran Rupiah dengan mata uang setempat di Jakarta. Di negara tujuan biasanya Rupiah dihargai jauh lebih rendah. 

4. Peralatan Mandi

Walaupun sebenarnya barang-barang ini bisa dibeli di tempat tujuan, tapi saya biasanya malas untuk belanja hal-hal ringan seperti ini dan memilih untuk membawa dari rumah. Sikat gigi, pasta gigi, sabun cair, pembersih wajah, shampoo, deodoran, pomade, sisir, dan parfum saya siapkan dalam kemasan ukuran kecil sehingga tidak berat saat dibawa, dan bisa masuk ke kabin pesawat jika kita tidak menyiapkan koper yang masuk ke bagasi pesawat. Saya membiasakan diri juga untuk memasukkan masing-masing benda yang kemasannya mudah pecah (mis: parfum, shampoo, sabun cair) ke dalam plastik terpisah sebelum memasukkan semua peralatan tersebut ke dalam kantong khusus di dalam tas.

5. Pakaian

Untuk pakaian, biasanya saya tidak terlalu ribet. Saya tinggal melihat itinerary, lamanya travelling, jika urusan pekerjaan cek juga dress code (mis: batik, jas, dasi, sepatu), dan juga cuaca/temperatur selama di tujuan. Ini penting, karena saya tidak mau mendadak harus berbelanja pakaian di tempat tujuan karena lupa membawa jas atau dasi atau winter coat atau sweater misalnya. Sekali lagi, walaupun sebenarnya bisa dibeli di tempat tujuan, tapi saya lebih suka membawa sendiri dari rumah sehingga bisa menghindari pemborosan uang dan waktu.

6. Obat Pribadi

Beberapa obat penting yang selalu saya bawa adalah obat sakit perut, obat sakit kepala/demam, obat anti alergi dan obat maag. Saya juga tidak lupa membawa vitamin C untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Dosis yang saya bawa biasanya sudah disesuaikan dengan lamanya perjalanan, dan jika obat habis maka saya segera membeli lagi di tempat tujuan agar tidak kerepotan sendiri saat membutuhkannya di tengah malam misalnya. 

7. Makanan

Ini kedengaran agak aneh, tapi memang kadang-kadang saya membawa makanan dari rumah, khususnya jika saya travelling ke tempat-tempat yang makanannya kurang cocok dengan lidah saya (mis: India, Eropa). Makanan seperti rendang, teri balado, mie instan, abon, atau sekedar sambal sachet biasanya masuk ke daftar saya. Harus diingat, ada negara-negara seperti Australia yang melarang jenis makanan apapun untuk dibawa masuk ke dalam negaranya. Jadi hati-hati ya.

8. Lain-lain

Lengkapi daftar dengan memasukkan hal-hal lain yang mungkin diperlukan, misalnya kaos kaki, payung, sandal, topi, bahkan copy tiket atau SIM International

Jika suatu ketika ada yang tertinggal, segera update daftar dengan memasukkan barang tersebut. Now, have a great trip! 😀

7 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s