Tuhan, Ada Apa Denganku


Tuhan, Ada Apa Denganku
(written: Friday, July 22, 2011)

Tuhan, ada apa denganku? Kekecewaan yang datang membuatku mulai membenci orang lain dan berniat menghancurkannya. Aku tahu aku yang bersalah. Membiarkan harapanku membumbung naik hanya untuk dihempaskan. Tapi aku juga tahu aku tidak bersalah. Mereka yang mengangkatku tinggi dan mereka juga yang telah menghempaskanku tanpa aku bisa menghindar.

Tuhan, aku tahu ini tidak baik. Membenci orang lain akan membuat aku terperosok semakin dalam ke jurang kehancuran. Menyakiti orang lain akan membuat aku semakin menyakiti diriku sendiri. Mendendam setinggi langit akan melumat habis ketenangan jiwaku. Kadang, aku mulai berpikir bahwa sebenarnya aku membenci diriku sendiri.

Tuhan, kadang aku bingung dengan semua skenarioMu. Jika Kau ingin aku bertahan, mengapa Kau tidak memberiku kekuatan? Jika Kau ingin aku menerima semuanya, mengapa Kau tidak memberiku kesabaran? Jika Kau ingin aku tetap berjalan, mengapa Kau tidak memberiku arah? Atau, Kau sudah memberikan semuanya, hanya aku saja yang tidak pernah mau menerimanya dengan caraMu?

Namun Tuhan, aku sadar bahwa Kau selalu punya rencana. Rencana besar atasku yang aku juga tahu akan indah pada waktunya. Seperti janjiMu. Dan aku percaya itu. Selalu. Hanya satu pintaku, hapuskan kebencian dari hatiku, bantu aku untuk memenangkannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s