Mitos dan Fakta Seputar Olahraga


Mitos dan Fakta Seputar Olahraga
(written: Tuesday, March 15, 2011)

Mitos: Semakin lama fitness, semakin banyak kalori yang dibakar
Fakta: bukan lamanya yang berpengaruh, namun seberapa efektif aktifitas yang dilakukan. Kalau terlalu lama juga tidak baik, tubuh bisa kelelahan

Mitos: Sauna dan steam bisa membakar lemak. Semakin lama sauna, semakin banyak lemak yang terbakar
Fakta: Sauna dan steam hanya membantu relaksasi. Hanya sedikit pengaruhnya dalam pembakaran lemak. Kalau terlalu lama malah berbahaya, karena tubuh bisa terkena dehidrasi. Memang setelah sauna dan steam berat badan biasanya turun, tapi itu karena air banyak yang keluar lewat keringat. Kalau minum ya berat badan naik lagi.

Mitos: Gym yang besar dan terkenal lebih efektif dalam pembentukan badan, karena peralatan lebih lengkap
Fakta: Sebenarnya untuk membentuk badan cukup dibutuhkan satu set dumble kok. Jadi kalo di gym sudah ada satu set dumble, ya sudah cukup sebenarnya. Tinggal variasikan saja jenis latihannya. Kalau di gym besar malah biasanya anggotanya banyak dan kalau mau menggunakan alat harus antri, ujung-ujungnya pakai dumble juga 🙂

Mitos: Biar cepat kurus makan sekali sehari aja
Fakta: Makan sekali sehari tidak baik bagi kesehatan, apalagi bagi penderita maag. Blom lagi ancaman kurang gizi. Dan tidak ada jaminan bahwa jarang makan akan lebih cepat kurus. Yang lebih efektif untuk mengurangi berat badan justru makan lebih sering dalam porsi kecil. Bisa 5-6 kali sehari. Dan jangan lupa, apa yang kita makan juga berpengaruh terhadap efektifitas pengurangan berat badan lho, jadi perhatikan nutrisinya.

Mitos: Setelah latihan tidak boleh makan, sayang latihannya
Fakta: Makan itu perlu untuk membantu proses recovery otot yang baru dilatih. Tapi sekali lagi, perhatikan porsi dan nutrisinya

Mitos: Sit up bisa bikin perut jadi six packs
Fakta: kalo cuman sit up doang sih ngga akan berhasil. Sit up hanya akan memperkuat otot perut. Six Packs lebih dipengaruhi oleh banyaknya lemak di area perut. Jadi harus diikuti juga dengan cardio untuk membakar lemak, dan pengaturan pola makan

Mitos: Kalo ngegym itu harus bareng temen, biar semangat
Falta: kebanyakan orang yang ngegym bersama teman, jadinya banyak ngobrol. Kecuali kalo temennya itu Personal Trainer :p

Mitos: Supaya ngga gendut, berhenti makan makanan yang berlemak.
Fakta: lemak ternyata penting dalam proses metabolisme tubuh. Namun harus pintar memilih lemak yang baik, dengan porsi yang cukup

Mitos: Supaya cepat terbentuk, otot harus dilatih secara rutin dan teratur
Fakta: Keteraturan akan mudah ‘dibaca’ oleh otot. Jadi kalau jadwal latihan terlalu rutin, maka otot justru tidak akan berkembang. Sesekali latihan harus diacak untuk ’menipu’ pola yang sudah dibaca oleh otot, dengan demikian otot bisa berkembang maksimal

Mitos: Badan bagus itu harus berotot dan six packs
Fakta: Tidak semua orang ototnya bisa berkembang bagus seperti binaragawan. Ada faktor ’bakat’ juga. Tapi kalau ngga dilatih mana bisa kita tahu badan kita ada bakat berotot atau tidak :). Oya, ngga semua orang lho menganggap six packs dan berotot itu sexy, ada juga yang malah ’jijik’ dengan tampilan seperti itu. Jadi syukuri saja yang dipunyai sekarang dan latihlah semaksimal mungkin

Mitos: minum susu protein atau amino akan membuat tubuh menjadi berotot
Fakta: susu cuma katalis. Yang paling penting latihan dengan teratur. Protein bisa didapat dari makanan. Namun memang susu protein membantu mempercepat pembentukan otot

Mitos: minum suplemen bisa cepat membentuk otot tapi memperkecil alat vital
Fakta: tidak ada penelitian yang menyebutkan hal tersebut. Mungkin setelah otot tubuh membesar, secara sugesti seolah-olah alat vital terlihat lebih kecil. Anyway, it’s not the size, it’s how good you use it 😉

Mitos: setelah makan besar tidak boleh langsung latihan
Fakta: memang setelah makan tubuh kita (terutama organ pencernaan) sedang bekerja keras mencerna makanan. Jadi sebaiknya tunggu beberapa saat (-/+ 2 jam) baru mulai latihan

Mitos: tidur bikin berat badan naik
Fakta: tidur justru sangat penting dalam proses pembentukan otot. Otot yang baru dilatih akan berkembang saat kita tidur. Jadi tidur yang cukup akan sangat membantu mempercepat tercapainya hasil latihan kita

Mitos: rasa sakit setelah latihan itu biasa
Fakta: kenali rasa sakitnya. Kalau sakit yang cenderung pegal-pegal, itu normal, teruskan saja latihannya. Tapi kalo sakit yang sudah menjurus ke rasa nyeri/ngilu, hati-hati, bisa jadi anda cedera saat latihan. Coba periksa ke ahlinya

Mitos: cardio dilakukan kapan saja sama saja kok, asal dilakukan tiap sesi latihan
Fakta: tentukan dulu tujuan anda. Kalau pembakaran lemak yang jadi tujuan, hasil maksimal akan didapat bila cardio dilakukan setelah latihan beban. Kalau pembentukan otot yang jadi tujuan, hindari cardio berlebihan. Otot tidak akan berkembang maksimal jika terlalu banyak cardio

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s