If Tomorrow Never Comes


If Tomorrow Never Comes
(written: Saturday, August 12th, 2006)

Tadi pagi pas berangkat ke kantor gue denger radio pas muter lagunya Icha-Jikustik featuring Ajeng (kalo ngga salah, sih…). Ngga tau judulnya, tapi isinya kira2 gini, kalau hidup kita tinggal sehari, apa yang akan kita lakukan.
Hmmm…menarik. Sepanjang jalan gue mikir2. Ada beberapa pertanyaan yang terlintas. Yang pertama kali kepikir adalah ‘apa gue siap kalo gue tau hidup gue akan berakhir besok’.

Well, untuk yang ini gue udah tau jawabannya. Gue harus siap. Kenapa? Soalnya kita ngga bisa ngerubah kok. Jadi ya terima nasib aja. Anyway, gue udah nyiapin diri dari dulu kok….

Pertanyaan kedua (yang ini paling menarik nih hehehe). ‘Apa yang akan gue lakukan selama waktu yang tersisa’. Nah…untuk pertanyaan ini ada beberapa scenario

Scenario pertama, gue ngga akan masuk kerja hari itu, tapi pulang ke rumah ngumpul sama keluarga. Ngobrol sepuasnya, jalan2, maen, makan, apa aja asal bareng mereka. Ini asumsinya mereka ngga tau soal waktu gue yang tinggal dikit. Jadi mereka pasti akan ngerasa heran bin ajaib ngeliat gue pulang pas hari kerja gitu.

Scenario kedua, gue tetep ngga masuk kerja, tapi justru gue ngga akan ketemu keluarga. Kenapa? Soalnya pasti rasanya sakit banget buat mereka kalo ketemu gue dan seneng2 seharian sama gue tapi besoknya harus gue tinggalin. Hmmm berarti justru hari ini gue kabur aja ke tempat yang semua orang ngga kenal gue, dan menikmati sisa hari gue dengan apa aja yang gue sukai.

Scenario ketiga, ini yang paling simple. Gue jalanin aja hari gue seperti biasa. Ngantor, ngumpul ama temen2, fitness, makan, nonton TV, tidur (harapannya sih ‘pergi’-nya pas lagi tidur hehehe mana bisa milih yak)

Scenario keempat, tagihan gue hari ini bakalan banyak banget, soalnya gue bakal telpon semua yang gue kenal, say hi, say how lucky I am to know them, say I love them, say I’m sorry for everything I’ve done, and say thanks to cross my life path. Sounds silly? Ya emang…you can’t expect normal mind if your life will end tomorrow hehehe.

Scenario kelima, hmm..any suggestion from you?

Pertanyaan berikutnya, Do I regret my whole life? Ini jawabannya gampang banget. Of course not. How can I regret this beautiful life. Full of surprise, full of good friends to share, full of good lessons, and full of happiness.

How about you?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s