Tahun Baru, Resolusi Keuangan Baru


Siapa yang selalu bikin resolusi tiap tahun? Toss dulu kita. Memang nggak semua orang mau membagikan resolusinya kepada orang lain (di media sosial). Ada yang seperti gue, lebih suka menyimpan sendiri resolusinya tapi tetap berusaha mengejarnya, tentu harus jujur dengan diri sendiri ya.

Gue memang nggak punya resolusi macam-macam, tapi paling nggak resolusi keuangan adalah salah satunya. Bagaimana caranya bikin resolusi keuangan versi gue? Tentu langkah awalnya adalah membuat evaluasi terhadap lalu lintas keuangan kita tahun sebelumnya. Ini mutlak harus dilakukan. Kalau mau bikin target, harus ada titik awalnya dulu kan?

Gue memang agak terlalu detail soal ini hahaha. You know, hidup tanpa ‘menteri keuangan’ memang mengharuskan gue memiliki kontrol yang baik terhadap keuangan 😉. Jadi gue membuat sistem kontrol sendiri tiap bulan. Maunya sih tiap hari, tapi tentu saja nggak ada waktu. Agar membuat hidup lebih mudah, gue berusaha menggunakan kartu kredit untuk hampir semua transaksi, baik itu makan, asuransi, belanja, sampai pembayaran rutin, yang laporan detailnya akan dikirimkan tiap bulan lewat monthly statement. Jadi gue tinggal mencatat pengeluaran cash yang tentu gak terlalu banyak (paling cuma makan dan sedikit pengeluaran lainnya). Nggak bahaya pakai kartu kredit? Nggak juga, kan gue selalu disiplin untuk membayar seluruh tagihan tepat waktu, jadi nggak kena bunga. Malah dapat bonus point reward yang kelak ditukar milleage buat upgrade ke business class hahaha.

Kemudian di akhir bulan gue akan melakukan rekap atas semua pengeluaran tersebut. Dari situ gue bisa ‘memperbaiki’ apa yang ‘salah’ di bulan sebelumnya, terutama atas pengeluaran apa yang harusnya tidak perlu (maklum, manusia memang gudangnya khilaf online shopping 😁), dengan membuat perencanaan baru untuk bulan berikutnya. Sekali lagi, kuncinya adalah disiplin. Disiplin melakukan evaluasi, disiplin membuat perencanaan, dan disiplin mematuhi rencana yang dibuat.

Setelah satu tahun, gue tinggal melakukan rekap sekali lagi atas semua rekap bulanan, jadi kondisi keuangan gue selama setahun bisa keliatan. Bedanya, kalau di bulanan gue menggunakan kategori yang lebih detail, maka di akhir tahun gue membuatnya lebih sederhana dengan mengelompokkan kategori-kategori tersebut ke dalam kategori baru yang lebih umum. Dari situ gue bisa tahu apakah resolusi keuangan gue di tahun itu tercapai atau meleset. Baru kemudian gue membuat resolusi baru untuk tahun berikutnya.

Kondisi keuangan tiap orang pasti berbeda, tergantung banyak faktor. Jadi cuma kita yang bisa membuat kontrol atas keuangan kita. Kecuali mau bayar professional financial consultant. Sekedar sharing, kira-kira beginilah komposisi pengeluaran gue tahun lalu yang agak meleset dari resolusi awal tahun.

Lalu kira-kira seperti apa sih resolusi keuangan versi gue? Berdasarkan kondisi tahun lalu gue membuat target, misalnya: porsi investment harus naik jadi sekian persen, porsi lifestyle harus turun jadi sekian persen, karena cicilan mau dinaikkan sekian persen (in case mau ganti mobil atau beli properti lagi misalnya) dan seterusnya. Gampang kan?

Sebenarnya ada indikator lain tapi gue gak bisa jelasin karena takut salah. Silakan googling aja gimana ngitungnya. Kira-kira ini adalah kondisi keuangan gue 4 tahun terakhir. Kolom pertama itu kondisi 7-8 tahun lalu.

Tips:

– pake kartu kredit, lumayan dapat point. Asal jangan telat bayar ya

– investasi dilakukan di awal, baru sisanya buat kebutuhan sehari-hari

– travelling itu bukan pemborosan, lho. Bisa buat stress relieve, proses belajar, membuka wawasan, atau buat cari duit juga kalo mau buka jastip

– untuk barang yang future value-nya naik, silakan dicicil selama mungkin, tapi untuk yang future valuenya turun silakan dicicil sesingkat mungkin atau sekalian bayar kontan

– lifestyle itu perlu asal gak berlebihan

Ganbatte! 😁

note: photo from detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s