OCD = Hoax?


OCD=Hoax?
(written: Thursday, October 24, 2013)

Barusan temen gue dapet SMS entah dari siapa (modusnya mirip SMS KTA), yang menyatakan bahwa program OCD itu salah, tidak sehat, dan merugikan. Tapi di bawahnya ada embel-embel anjuran untuk menggunakan suplemen nutrisi tertentu yang (katanya) lebih sehat dan menguntungkan. Lhaaa, ternyata itu bagian dari black campaign untuk mensukseskan ‘dagangan’ si pengirim SMS :p

By the way, memang banyak banget yang kontra dengan diet ala pesulap ini. Tapi entahlah, rasanya gue blom menemukan alasan yang pasti, jelas, dan dengan dasar-dasar ilmiah dari penolakan terhadap metode ini. Tapi gue memang orangnya gak gampang percaya sebelum membuktikan. Dan beberapa waktu yang lalu gue sudah menjalankan metode ini sesuai dengan yang disarankan dalam e-book, termasuk saran olahraganya. Hasilnya? Body weight gue turun 2 kg dalam waktu kira-kira satu bulan. Sedikit? Memang, sih, karena gue makannya masih ‘jorok’. Tapi body fat mass gue turun 2 kg, sementara skeletal muscle mass gue nambah 1 kg. Sisanya mungkin kadar air dalam otot yang hilang. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat yang sama. Artinya memang ada hasilnya. Buat gue, itu bukan hoax.

Gue penasaran dengan orang-orang yang menentang metode diet ini. Apakah mereka pernah mencoba? Apakah mereka pernah melakukan uji coba pada hewan sample? Atau mereka hanya berargumen berdasarkan teori saja? Gue tahu memang banyak teori yang berlawanan dengan metode ini. Tapi jangan lupa, dulu juga banyak yang menentang konsep bumi ini bulat. Toh akhirnya kelak kemudian hari teori lama terbukti salah dan konsep baru akhirnya diterima.

Menurut gue sendiri, metode diet seperti ini sama halnya dengan metode-metode diet lainnya. Tidak bisa cocok dengan semua orang. Artinya ada yang cocok dan berhasil, ada yang tidak berhasil. Gimana membuktikannya? Ya harus dicoba dong. Kalau mau membuat analogi, mungkin bisa digambarkan seperti kalau gue bikin teori tentang betapa gantengnya seseorang jika rambutnya dibotakin. Apa semua orang langsung menentang dan mengatakan bahwa teori gue itu salah? Toh terbukti pada beberapa orang dan memang bikin tambah ganteng. Yang menentang tadi sudah mencoba atau belum? Siapa tau bener tambah ganteng. At least itu terbukti pada gue (kata orang sih 😜 #dikeplak). Toh gue dulu blom pernah botak dan baru tau bahwa ternyata gue lebih cocok kalau botak. Orang lain ada yang mencoba dan ternyata gak cocok, ya gak papa, panjangin lagi aja rambutnya dan coba model lain. Siapa tau dalam perjalanan memanjangkan rambut ketemu teori baru bahwa botak memang gak cocok, tapi cepak jauh lebih cocok daripada panjang, misalnya.

Nah, si metode diet ini juga begitu harusnya. DC memang sudah mencoba dan ternyata cocok untuk dirinya. Teman-temannya juga sebagian sudah mencoba dan cocok. Dia ingin membagi teorinya kepada orang-orang yang mungkin bisa cocok. Kenapa belum-belum sudah ditentang tanpa dicoba? Kalau ada yang mencoba tapi caranya salah ya bukan salah teorinya kan?

Eh, pas ngobrol soal beginian, temen gue ada yang nyaut. Kan sudah banyak yang menulis buku tentang perkawinan yang bahagia, lalu kenapa gue gak mencoba, siapa tau gue cocok dengan perkawinan. Jawaban gue simple. Perkawinan itu bukan sesuatu yang pantas untuk dicoba-coba seperti model rambut dan metode diet. Urusannya sama Tuhan. Kalo model rambut sama metode diet gue bisa berhenti dan ganti kapan saja, tapi kalo perkawinan bisa dosa kalo berhenti gitu aja cuma karena gak cocok.

Oya, gue sih bukan belain si DC ya, apalagi jadi buzzer-nya. Gue open minded kok. Kalo ada teori lain yang kira-kira lebih cocok, ya gue mau nyoba juga sih. Beberapa metode diet pernah gue coba. Mengganti nasi putih dengan nasi merah, pantang daging merah, vegetarian, mengganti makanan dengan salad buah-buahan/sayur, dll. Tapi ya memang gak cocok buat gue. Walaupun jujur aja, gak cocoknya lebih ke ribet nyiapin makannya aja sih hahaha.

Apa sekarang gue masih OCD? Udah berhenti. Kenapa? Soalnya kalo berat badan gue turun, yang kurus duluan itu bagian muka. Jadi keliatan tirus dan tua. Banyak yang protes hahaha #dikeplak #lagi. Makanya ini gue lagi nyari-nyari metode diet yang bisa ngurusin badan tapi muka tetap gemuk dan muda 😜

PS: kalo gue pernah menentang sebuah teori tanpa membuktikannya lebih dulu, mungkin gue pernah baca teori yang lebih gue percaya atau emang gue aja yg lagi geblek. Mohon dimaapkan :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s