K.A.R.T.I.N.I – Kisah Para Wanita


K.A.R.T.I.N.I – Kisah Para Wanita
(written: Friday, April 20, 2012)

Kelly, artis baru yg sedang meniti karir. Filmnya yg terbaru disutradai oleh Odi dan sedang dalam proses syuting. Film ini penting baginya karena beberapa tahun terakhir prestasinya di dunia film tidak semenarik kisah hidupnya. Untunglah dia mempunyai seorang manager handal yang membuatnya bisa mendapatkan peran ini. Managernya bernama Arta. Dia berhutang budi padanya. Arta bukan sekedar manager, tapi juga kakak dan ibu baginya. Dia tak akan pernah mengecewakannya.

Arta, seorang manager yang sibuk mengatur schedule Kelly. Dulu dia pernah mengurusi seorang artis dari nol sampai memiliki karir yang cemerlang. Namun artis itu meninggalkannya setelah namanya mulai terangkat. Arta sakit hati dan berencana meninggalkan pekerjaannya di dunia entertainment itu, sampai suatu ketika dia bertemu Kelly, seorang gadis muda yang berasal dari keluarga yang berantakan namun tetap memiliki mimpi yang besar dan bakat yang luar biasa. Sayangnya latar belakang keluarganya itu membuatnya menjadi pribadi yang bermasalah. Dan saat itulah dia merasa dia telah bertemu dengan takdirnya. Dia akan mengurus Kelly, memperbaiki sifat-sifatnya dan mencarikan pekerjaan yang tepat untuknya. Singkatnya, dia akan membawa gadis itu ke puncak ketenaran. Langkah pertama sudah dilakukannya. Dia sudah berhasil mendapatkan peran itu. Sekarang dia akan mulai memperbaiki image Kelly di mata publik. Untunglah dia berteman dekat dengan Risa, seorang wartawati majalah wanita terkemuka. Dia sudah mengatur janji wawancara antara Risa dan Kelly nanti malam.

Risa, seorang wartawati sebuah majalah wanita terkemuka. Dia telah bersahabat akrab dengan Arta sejak keduanya di bangku Sekolah Dasar. Dia juga tahu saat Arta ditinggalkan oleh artisnya yang mulai terkenal. Dia menjadi tempatnya berbagi. Dan dia juga yang membuat Arta tetap bertahan melalui semuanya. Saat Arta menghubunginya untuk membantu mewawancara artis barunya, dia langsung bersedia. Dia tahu ini adalah awal yang bagus untuk Arta. Tapi dia terpaksa harus membatalkan janji makan malam dengan kekasihnya nanti malam. Seorang pengusaha wanita yang sukses bernama Tori. Ya, memang seorang wanita. Karena dia hanya bisa merasa nyaman bersama seorang wanita. Risa telah berhubungan cukup lama dengan Tori. Dan malam ini sebenarnya dia sudah ada janji dengan Tori untuk makan malam. Atau…mungkin Tori mau diajak ke cafe tempat wawancaranya, sehingga bisa langsung makan malam setelahnya.

Tori, seorang pengusaha wanita yang sukses. Sayang kehidupan cintanya tak sesukses bisnisnya. Rumah tangganya berantakan belasan tahun lalu sejak dia mengetahui suaminya berselingkuh. Tori merasa dikhianati. Dia membanting tulang memenuhi kebutuhan keluarga sementara suaminya malah asyik sendiri dengan wanita simpanannya. Dia langsung meminta cerai dan pergi meninggalkan suami dan anaknya. Sejak itu dia menjadi sakit hati pada laki-laki dan mulai menjalin hubungan dengan wanita. Baginya wanita lebih setia dan lebih mudah dikuasai. Setelah beberapa kali berganti pasangan akhirnya Tori bertemu dengan Risa, seorang wartawati muda. Hubungannya sudah berjalan 3 tahun, dan kemarin adalah perayaan hari jadi mereka. Namun karena kemarin mereka berdua sibuk, maka makan malam perayaan itu harus ditunda sampai hari ini. Walaupun ternyata Risa ada janji wawancara, namun Tori tetap berencana datang ke kafe itu dan menunggu sampai Risa selesai, lalu mereka akan makan malam. Sambil menunggu Tori berpikir untuk mengadakan diskusi dengan seorang produser musik yang sedang dijajakinya untuk kerjasama. Kebetulan Ina, nama produser itu sudah mengajaknya bertemu sejak minggu lalu, akan lebih baik jika malam ini mereka jadi bertemu.

Ina, seorang produser muda yang sedang naik daun. Dia merintis usahanya bersama suaminya yang juga seorang musisi terkenal. Selain memproduseri hasil karya suaminya, Ina juga mempunyai ambisi untuk mulai mencetak seorang bintang dari penyanyi muda yang ditemukannya. Dan karena penyanyi itu belum punya nama di dunia musik, maka pasti akan membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk memasarkannya. Kebetulan dia pernah berkenalan dengan seorang pengusaha wanita yang tertarik untuk bekerjasama dengannya. Malam ini dia akan bertemu dengannya. Sekalian dia akan membawa dan memperkenalkan Nella, penyanyi muda itu.

Nella, penyanyi pendatang baru. Belum punya album, baru punya satu single yang jadi soundtrack sebuah sinetron. Memang dari dunia aktinglah dia berawal. Dulu dia bukan siapa-siapa. Dia berjuang keras untuk akhirnya punya nama di dunia akting, saat sebuah tawaran sinetron akhirnya menghampirinya. Dia tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Namanya melambung cepat dan saat sebuah perusahaan manajemen artis profesional menawari sebuah bentuk kerjasama, segera disambarnya tawaran itu tanpa berpikir panjang. Dan keputusannya tepat sekali. Dalam waktu singkat Ishi, pemilik perusahaan itu telah berhasil mendapatkan kesempatan bagus untuk merambah dunia tarik suara. Seorang produser mengajaknya bertemu malam ini untuk membicarakan rencananya sekaligus memperkenalkannya dengan calon penyandang dana proyek ini. Dan Ishi akan menemaninya malam ini.

Ishi, seorang wanita berambisi besar. Tipe wanita oportunis yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Dia membangun perusahaan ini sendiri dari nol. Awalnya dia mencari bakat-bakat muda yang masih mentah sampai ke kota-kota kecil di pelosok. Dengan tangan dinginnya, dia memoles mereka dan memasarkannya di dunia entertainment. Kemampuannya bernegosiasi sejauh ini berhasil membuatnya mendapatkan kontrak untuk artis-artis muda binaannya itu. Namun lama kelamaan Ishi merasa apa yang didapatnya terlalu kecil untuk usaha keras yang sudah dilakukannya. Dia mulai bermain taktis. Dipantaunya bakat-bakat yang sudah mulai terasah, lalu diberinya tawaran yang menggiurkan jika mereka bergabung dengannya. Dengan demikian dia tak perlu susah payah mencetak namun mendapatkan hasil yang setara. Sejauh ini dia berhasil dengan permainannya. Termasuk mendapatkan Nella. Namun sebulan terakhir ini naluri pemburunya sudah membaui sasaran pundi-pundi uang yang baru. Pundi-pundi uang bernama Kelly

Malamnya di kafe bernuansa Bali itu tanpa sengaja berkumpul 7 wanita berbeda latar belakang dan berbeda tujuan. Dengan senyum yang sama namun isi kepala yang berbeda.

Kelly
Tak mungkin salah lagi. Pasti dia. Aku sudah terlalu hafal wajahnya. Dia cantik, persis seperti kata nenek. Tapi aku benci padanya. Dia tega meninggalkan aku bersama ayah. Dia tak akan pernah tahu mengapa ayah melakukan itu padanya. Dia terlalu sibuk mengejar impiannya.

Arta
Anak tak tahu diuntung. Susah payah aku mengangkatmu dari kemiskinan, lalu kau melemparkanku saat kau sudah di atas. Lihat saja. Nikmati ketenaranmu selagi bisa. Sebelum aku akhirnya nanti meruntuhkanmu. Aku akan sangat menikmati saat-saat kau mencium kakiku memohon bantuanku lagi

Risa
Kenapa dia memandang gadis ini seperti itu? Dasar jalang. Ada aku disini saja dia bisa berlaku seperti itu. Entah apa yang bisa dilakukannya di luar sana tanpaku. Sepertinya hubungan ini memang harus segera diakhiri.

Tori
Kenapa anak ini memandangiku terus? Cantik, tapi pandangannya menusuk sekali. Mengingatkanku pada……astaga….tak mungkin dia. Aku harus cari tahu. Jangan sampai dia mengenalku lebih dulu. Reputasiku bisa hancur…

Ina
Pasti dia menyukai Nella. Aku akan menyuruh Nella menemaninya satu dua malam. Dan semuanya akan berjalan lancar. Dana akan mengucur deras. Dan ini baru permulaan. Aku akan memanfaatkan kekasihnya untuk mengangkat namaku di industri ini. Tunggu saja

Nella
Kenapa dia ikut datang kesini? Aku tak berharap bertemu dengannya. Aku tak perlu minta maaf kan? Dia sudah mengambil banyak dariku saat itu. Kenapa dia menatapku seperti itu? Apa dia masih marah? Siapa gadis di sebelahnya itu? kenapa semua memperhatikannya? Dan kenapa tak ada yang memperhatikanku?

Ishi
Untung aku memutuskan datang kesini. Rejeki memang tidak akan lari kemana. Aku harus mendapatkannya. Aku harus bisa mengajaknya bicara segera. Kesempatan tak datang dua kali. Perempuan di sebelahnya itu tak akan bisa menahannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s