Tak Ada Hari Esok


Tak Ada Hari Esok
(written: Sunday, October 23, 2011)

Aku tahu ini hari terakhirku mencintaimu. Bukan, bukan berhenti. Kau tahu aku tak mungkin berhenti mencintaimu. Tapi karena tak akan ada esok bagiku, bagi kita. Ini semua demi kamu, sayang.

Aku tahu, masih banyak janjiku padamu yang belum terpenuhi, masih banyak mimpi kita yang belum terwujud. Tapi kelak, aku akan memenuhi semua janjiku, dan mewujudkan mimpi-mimpi kita. Kita akan punya rumah kecil berhalaman luas, dengan pohon mangga di depan rumah, dan kucing-kucing berlarian di kamar.

Aku ingin kelak kau mengingatku seperti yang pernah kau kenal. Jangan dengarkan apa kata orang. Jangan percaya apa yang tertulis. Tanya hatimu. Hatimu yang paling mengenalku. Itu cukup.

Aku cinta kamu, sayang. Lanjutkan hidupmu tanpaku, kau berhak untuk bahagia. Aku akan selalu ada untuk menemanimu dari sana. Aku tak peduli apa kata mereka nanti. Membahagiakanmu tak pernah salah untukku. Kau tahu, kau adalah segalanya. Surga? Aku tak peduli. Kaulah surgaku. Disini ataupun disana.

Selamat tinggal sayang. Nanti malam mereka akan memberimu banyak. Tunggu, ya.

Breaking News:
Selamat malam pemirsa, baru saja kami mendapat berita sebuah bom telah meledak di hotel X di kawasan bisnis di Jakarta Selatan. Diduga pria yang telah meledakkan bom bunuh diri tersebut adalah anggota jaringan teroris internasional. Sekian breaking news, nantikan berita selengkapnya sesaat lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s